Cara Membuat Pupuk Organik dari Kompos Sisa Makanan

pengomposan adalah proses alami dekomposisi dan daur ulang bahan organik menjadi amandemen tanah yang kaya humus yang dikenal sebagai kompos. Limbah makanan terdiri dari bahan organik yang dapat digunakan untuk pengomposan untuk membuat pupuk. Ini adalah cara yang efektif dan ramah lingkungan untuk membuang sisa makanan di dapur Anda.

Dengan menggunakan sisa makanan dan sisa makanan lainnya, Anda dapat mengubah barang-barang bau dari sampah dapur menjadi produk organik yang kaya nutrisi yang dapat Anda gunakan untuk menanam sayuran atau bunga dengannya. Hal-hal seperti kertas, ranting, dan daun kaya akan karbon sementara rumput, kopi, dan bubuk teh, buah, dan sayuran kaya akan nitrogen. Campuran yang tepat adalah kunci untuk kompos yang baik.

vegetable-peelings-compost_100787-1337
Sumber : Freepik
Mengapa menggunakan sisa makanan sebagai pupuk ?

Limbah makanan merupakan tantangan utama di dunia saat ini, berton-ton makanan dibuang ke tempat sampah. Kita bisa menggunakan semua sisa makanan dan menyiapkan kompos dari mereka yang bisa digunakan sebagai pupuk organik. Dengan cara ini kita menyelamatkan bumi dari polusi yang disebabkan oleh sisa makanan dan juga melakukan sesuatu yang produktif.

Limbah makanan unik sebagai agen pengomposan, itu adalah sumber utama bahan organik. Buah-buahan, sayuran, biji-bijian, penyaring kopi, kulit telur dapat dibuat kompos.

Cara membuat kompos:
  • Kumpulkan dan pisahkan sampah dapur yang dapat dimakan (kulit sayuran, kulit buah, sedikit sisa makanan matang) dalam sebuah wadah.
  • Sekarang kumpulkan beberapa bahan organik kering seperti daun kering, serbuk gergaji, dan abu kayu dalam wadah kecil
  • Ambil wadah besar atau pot tanah liat atau ember dan bor 4 5 lubang di sekitar wadah pada tingkat yang berbeda untuk membiarkan udara masuk.
  • Sekarang isi bagian bawah wadah dengan lapisan tanah.
    Sekarang mulailah menambahkan sisa makanan berlapis-lapis secara bergantian antara sampah basah (sisa makanan, sayur, dan kulit buah) dengan sampah kering (jerami, serbuk gergaji, daun kering).
  • Tutup wadah ini dengan lembaran plastik atau papan kayu untuk membantu mempertahankan kelembapan dan panas.
  • Periksa wadah setiap beberapa hari dan jika menurut Anda tumpukan terlalu kering, taburkan sedikit air agar lembab.
BACA JUGA  Berlibur Di Pantai

Anda juga dapat menambahkan abu kayu dan serbuk gergaji ke dalam kompos untuk membantu mempercepat proses pengomposan. Sayuran dan kulit buah adalah sisa makanan nomor satu yang harus Anda gunakan. Untuk menghasilkan pupuk yang kaya nutrisi, Anda perlu menambahkan beberapa limbah alami ke kompos Anda seperti potongan rumput dan daun dari halaman Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *